SIDIKJARI- Pemdes Kelapadua Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka telah menganggarkan ketahanan pangan dari Dana Desa (DD) pada TA 2022 sebesar 311 juta rupiah untuk pembelian sapi dan kambing.
Namun selama 2 tahun berjalan program tersebut mulai tidak jelas, 1/1 sapi mulai hilang tanpa jejak, tanpa ada alesan yang jelas pada masyarakat.
Bukan hanya sapi yang menjadi misteri, kambing pun juga raib, diduga di jual oleh kades dan perangkat desa, dengan dalih untuk kepentingan desa dan menutupi bayar pajak.
Ada dugaan program ketahanan pangan didesa kelapadua di duga jadi ajang karupsi berjamaah.
Menurut masyarakat yang minta namanya tidak di sebutkan mengatakan," betul pa itu sapi dan kambing di jual oleh pa kades sama pamong desa, katanya buat keperluan desa, saya ga ngerti dengan alesan kepala desa, kami dan masyarakat desa kelapadua mau mengadakan demo setelah habis lebaran, agara kepala desa segera berhenti memimpin desa kelapadua. Ungkapnya sambil nada sangat kesal pada pemerintah desa. 25/03/2025
Saat kami selaku awak media mendatangi kantor kepala desa untuk meminta keterangan terkait program tersebut, namun kepala desa selalu tidak ada di tempat, Bahakan semua perangkat desa enggan memberikan keterangan karena ungkapnya saya tidak ada kewenangan, silakan saja sama pa kuwu".
Saat kami awak media berusaha menghubungi no headphone nya atau chat via watshsap tidak ada balesan sama sekali, kerumahnya pun di bilang tidak ada oleh kelurganya
Sampai berita ini di terbitkan belum ada yang bisa memberikan keterangan dari pihak pemdes Kalapadua.(ROJAN)
Komentar0