SIDIKJARI- Munggahan adalah tradisi masyarakat Islam suku sunda untuk menyambut datang nya bulan ramadhan.
Makna dari tradisi ini adalah naik ke bulan yang lebih suci dan penuh keberkahan dalam ajaran Islam. Orang Sunda menyebut nya dari bulan ruwah ke puasa.
Tradisi Munggahan pada intinya mempersiapkan diri untuk menghadapi kewajiban berpuasa bagi umat Islam selama sebulan penuh.
Munggahan biasanya di isi dengan makan bersama keluarga, berziarah ke makam leluhur serta saling meminta maaf.
Tradisi Munggahan biasanya di lakukan akhir bulan ruwah pada satu atau dua hari sebelum masuk bulan puasa. Munggahan merupakan tradisi baik penyambung silaturahmi kerabat, keluarga dan orang tua.
Tahun ini, awal Ramadan diperkirakan jatuh pada 1 Maret 2025. Jika sidang isbat menetapkan tanggal yang sama, maka Munggahan akan berlangsung pada 27-28 Februari 2025.
Sebagai bagian dari budaya yang telah mengakar, Munggahan terus dilestarikan oleh generasi muda. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kebersamaan, kedermawanan, dan persiapan spiritual tetap terjaga di tengah perubahan zaman.
Dengan berbagai bentuk perayaannya, Munggahan menjadi salah satu tradisi khas yang memperkaya keberagaman budaya Indonesia.
Lebih dari sekadar perayaan, tradisi ini mengajarkan pentingnya persiapan lahir dan batin dalam menyambut Ramadan.
Komentar0