SIDIKJARI,- Humas markas besar Barisan Rakyat Indonesia Mahesa Jenar meminta gubernur terpilih Dedi Mulyadi untuk terjun langsung ke PT Hansae Indonesia Utama yang beralamat di Desa tegalaren kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka Jawabarat.
Mahesa menilai bahwa gubernur terpilih Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ini sedang konsen penataan wilayah Jawa Barat terutama perijinan lingkungan hidup baik untuk galian C dan pabrik pabrik yang di duga tidak mengantongi ijin.
Mahesa Jenar mengatakan, sebagai pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat saya meminta bapak gubernur terpilih untuk melakukan peninjauan PT Hansae Indonesia Utama di Majalengka.
"Berani gak bapak gubernur turun langsung, pasalnya sudah ada korban akibat diduga PT HIU tidak mengikuti aturan terkait penadah hujan yang mana itu diatur dalam PP 16/2019 tentang tataruang dan PP 22/2021 tentang pengelolaan sumber daya air," ucapnya
Selain itu juga Mahesa menilai PT HIU tersebut juga tidak mengindahkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 21/PRT/M/2018 tentang Pedoman Teknis Penadah Hujan dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 104 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengelolaan Limbah Air.
"Kami menilai Gubernur terpilih sangat tepat jika mau langsung turun ke PT HIU untuk peninjauan terkait perijinannya, karena saat ini beliau konsisten dalam penataan Jawabarat istimewa." Pungkasnya.(Rian)
Komentar0